Melongo

1 Juni 2008

Khosyi melongo, banyak orang berseragam kuning dan mengeluarkan bunyi :

¯ Dug durugdug dug dug dug…        Dug durugdug dug dug dug…¯

¯ Drugdug …. Drugdug…                Drugdug  dug dug ……… Cesh…¯

 

Mereka ada kira-kira sekitaran 60 orang berbaris berjajar ke belakang. Mengeluarkan irama yang gak pernah Khosyi dengar sebelumnya. Rapi. Di pimpin 3 orang kakak2 cantik memegang tongkat besi panjang, berkilauan. Berjalan dengan tegap dan lagi-lagi bunyi dug dug ces keluar. Dada Koshyi bergetar denger suaranya. Dan mata Khosyi gak mau diusik oleh apapun, fokus ngeliat ke arah barisan baju kuning lalu kemudian Khosyi teriak ke ayah, “ Yah, ini apaan sih?”. “Drum Band”, ujar ayah yang sibuk foto Khosyi pake HP.

Dan lagi, Khosyi melongo, banyak becak yang ditempelin kertas warna-warni beriringan kayak semut…. Dan lagi, setelah becak, ada delman. Banyak delman ditempelin kertas-warna warni. Khosyi teriak sambil nunjuk ke arah delman, “Ayah. Khosyi pengen naek delman”…..

Ternyata banyak temen ibu naek delman. Kata ibu, tempat kerjanya lagi ngadain Pesta Rakyat. Mau ada undian mobil, motor dan lainnya. Ada dangdutan katanya. Setelah keliling kota Majalengka, orang yang dimobil yang pawai memberitahukan bahwa akan ada undian.

Banyak orang Majalengka liat pawai.. rame, dan mereka katanya juga mau liat undian ama nongton dangdutan…. Wah, Khosyi pengen liat, tapi undiannya ternyata jam 1 siang. Panas ah…

Ribuan orang Majalengka kepincut ama Pesta rakyat….”Great Marketing Program” kata Ayah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: